Senin, 16 April 2012

Mahadewi Tinggalkan Kostum Bernuansa Gelap

Jakarta, Menyertai pergantian personel, duo vokal Mahadewi meninggalkan kostum bernuansa gelap.
Gwen Priscilla (25) kini menemani Purie Andriani (27) dalam Mahadewi. Gwen menggantikan Tata Janeeta, yang menjadi penyanyi solo.
Kostum penuh warna menjadi pilihan duo yang berasal dari trio vokal Dewi Dewi itu. "Kalau Mahadewi yang dulu kan kesannya lebih dark. Nah, sekarang kami mau lebih cerah, berwarna, dan banyak mix and match aja," jelas Purie dalam wawancara di Jakarta, Kamis (12/4/2012).

Meninggalkan kostum bernuansa gelap, kata Purie, ditujukan untuk menjadikan citra Mahadewi lebih muda. "Jadi lebih muda kesannya. Kan warna warni, lebih ramai. Khusunya saya, saya harus bisa menyesuaikan dengan penampilan Gwen, yang (berusia) dua tahun lebih muda," terangnya. Selain itu, "Sengaja seperti ini, kenapa? Karena kami memang pengin sesuatu yang baru, yang belum pernah ada di Mahadewi sebelumnya," terangnya lagi.


Sumber : Kompas.com

Berawal dari Hobi, Nuri Maulida Tekuni Bisnis Pakaian

JAKARTA, Aktris sekaligus presenter Nuri Mualida rupanya menjajal profesi baru di luar dunia entertainment. Berawal dari hobi perlahan Nuri mencoba mengenalkan racangan baju, sepatu hingga aksesori karyanya sendiri.
"Saat ini mencoba bidang fashion. Pertama aku bikin dulu sketsanya, terus dirancang lagi. Alhamdulillah sudah ada beberapa yang sold (terjual)," tuturnya ketika ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.
Ide muncul saat bintang film Lawang Sewu ini kesulitan saat mencari aksesori yang pas untuk pakaiannya. Maka Nuri mencoba membuatnya sendiri dan tanpa disangka teman di sekitarnya pun suka.
Nuri menekuni bisnisnya itu bersama ibundanya. Hanya saja sang ibu lebih fokus kepada baju muslimah. Nuri juga sadar bahwa binsis yang berawal dari hobinya tersebut merupakan investasi tersendiri baginya. "Investasi, ya ke depannya mungkin bisa seperti itu, karena ini pekerjaan di luar dunia entertainment. Awalnya ingin sekadar hobi dan mempercantik diri, jadi bisa menghasilkan, alhamdulillah," katanya.


Sumber : Kompas.com

Olga: Aku Belanja Oleh-oleh Hampir Rp 1 M

Jakarta, Olga Syahputra mengaku, selama berkeliling sebagian Eropa baru-baru ini ia telah menghabiskan hampir Rp 1 miliar untuk membeli oleh-oleh bagi para teman dan anak yatim piatu yang disokongnya.
"Aku alhamdulilah senang. Ke Italia, Swiss, Barcelona (Spanyol), Perancis," kata pembawa acara dan artis peran ini ketika diwawancara di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (13/4/2012). "Buat oleh-oleh hampir satu miliar (rupiah) habis," sambungnya.

Olga mengaku untuk Ayu Dewi saja, yang sama-sama membawakan acara musik televisi Dahsyat, ia membelanjakan kira-kira Rp 50 juta. "Ayu dibeliin tas, harganya 50 jutaan. Mereknya mahal banget. Tapi, kalau buat teman, aku suka ngasih-ngasih gitu. Aku orangnya gila belanja. Kalau lihat barang yang aneh, lucu, langsung beli," bebernya.

Kata Olga, karena kelewat asyik berbelanja, ia jadi terlampau banyak membawa barang ke Tanah Air. Dengan demikian, berat barang bawaannya yang masuk ke bagasi pesawat melebihi ketentuan yang berlaku untuk setiap orang, dan untuk itu ia harus membayar banyak pula. "Bagasinya berlebihan. Banyak anak yatim piatuku, temanku, jadi kasih barang-barang luar negeri, baju, sepatu," terangnya.


Sumber : Kompas.com

Luna Maya: Hidup Saya Penuh Drama

Jakarta, Kehidupan aktris Luna Maya memang sering menjadi sorotan publik.
Mulai dari kisah cintanya dengan Ariel "Peterpan" sampai skandal yang sempat menghebohkan masyarakat luas.
Luna pun mengaku bahwa hidupnya penuh dengan drama.
Untuk itu, Luna menumpahkan sedikit cerita dalam kehidupan lewat film terbaru yang disutradarai dan diproduseri olehnya.
"Saya kebagian yang drama karena hidup saya mungkin penuh dengan drama," ungkapnya saat ditemui di kawasan Tugu Proklamasi, Jakarta, Jumat (13/4/2012).
Film tersebut berjudul Pintu Harmonika, sebuah film omnibus yang terdiri dari tiga cerita.
Luna kebagian cerita dengan judul Skors dan bergenre drama.
Selain Luna, film ini juga disutradarai oleh Sigi Wimala untuk judul Piano dan Ilya Sigma dengan film Otot.
"Ini bisa dikatakan proyek kita bersama, perempuan bikin film. Akhirnya kejadian dan film ini akan beda banget pastinya," tutupnya.


Sumber : Kompas.com

Minggu, 15 April 2012

Hobi Melihat Pelangi


Pak Guru: "Anak-anak, sebelum mulai pelajaran, bapak ingin kenalan dengan kalian dulu satu persatu ya?"
Murid-murid : "Iya, Pak Guru"
Pak Guru : "Coba kamu, nama kamu siapa dan hobimu apa?"
Murid Pria 1: "Nama saya Oky. Hobi saya lihat pelangi, Pak..."
Pak Guru : "Bagus, hobi yang menarik. Coba kamu yang duduk di sebelah Oky?"
Murid Pria 2 : "Nama saya Wasis. Hobi saya lihat pelangi, Pak."
Pak Guru: "Lho, sama. Kalian memang bersahabat, yah? Selanjutnya!"
Murid Pria 3: "Nama saya Aris. Hobi saya lihat pelangi, Pak."
Pak Guru : "Wah, sama-sama laki-laki, hobinya jadi sama gitu. Coba deh, lanjutin ke murid perempuan. Ya, kamu cantik, siapa nama dan apa hobimu?"
Murid Perempuan: "Nama saya PELANGI. Hobi saya pakai rok mini, Pak."


Sumber : Inilah.com